Sunday, January 22, 2012

Lihat yuk Proses Pembuatan Shaun The Sheep


Embeek... Waduh si Shaun mulai beraksi lagi tuh.... itulah yang akan anda katakan ketika anda sedang Menonton SHaun The Sheep. Shaun the Sheep merupakan animasi buatan negerinya Putri Diana, pembuatan yaitu nick park diproduksi oleh Aardman Animations. Shaun the Sheep mulai ditayangkan pada Maret 2007 oleh CBBC di Inggris. Animasi yang menghadirkan boneka-boneka domba lilin pertama kali muncul pada 1995, berbagai perubahan dilakukan sampai akhirnya hadirlah Shaun the Sheep.

Animasi ini sudah diproduksi sampai 3 Seri, pada tahun 2007-2008, 2008-2009, dan sekarang 2009-2010. Shaun the Sheep ini menceritakan domba-domba cerdas yang bertingkah laku layaknya manusia, sering berprilaku konyol, lucu, kreatif sehingga kalau saya dulu nonton pasti ketawa-ketawa sendirian di kamar he3. Shaun the Sheep mengkombinasikan slapstik dan classic silent comedy, tidak ada percakapan yang berarti antar karakter, mirip-mirip film Mr.Bean lah.



Karakter Utama

Shaun : Pemimpin dari gerombolan domba-domba, merupakan karakter utama. Dia pintar, keren dan selalu memiliki ide-ide yang kreatif berbeda dengan domba-domba yang lain yang terkadang oon.

Bitzer : Sohibnya Shaun, merupakan anjing penjaga di perternakan. Bitzer selalu berusaha yang terbaik untuk menjaga teman-temannya para domba-domba nakal untuk keluar dari kesulitan. Anjing ini juga kurang cerdas jika dibandingkan dengan shaun tp inilah yang membuat cerita animasi ini lucu.

Shirley : Domba berukuran terbesar, sering dijadikan alat oleh teman-temannya jika membutuhkan sesuatu untuk menghabiskan makanan atau benda-benda lainnya. Saya sih sering ngeliat Shirley menjadi kaya mesin penyedot debu yang memakan segala sesuatu dan menjadi alat untuk beban. Mukanya yang polos apalagi saat dikerjain ama teman-temannya untuk menjadikan alat.

Timmy : Domba yang paling muda karena dia masih bayi, suka melakukan hal-hal layaknya bayi, main hajar, kadang kelempar sana-sini. Untung ada ibunya timmy yang selalu menjaganya.

Sekarang sudah kenal kan dengan semua personil dari pemeran film Shaun The Sheep. namun , siapa sangaka bila proses pembuatan nya sangat rumit hingga dalam 1 detik tiap karakter membutuhkan 25 kali gerakan. bisa dibayangkan gak tuh berapa lamanya ... untuk lebih lanjutnya sih bisa kita ulas lagi disini.



Ditulis naskahnya lalu dibuat karakternya!
Sebelum Shaun dan teman-temannya bermain di panggung, seorang seniman dan penulis menggambarkan reka adegan dalam storyboard  (papan cerita) dari naskah untuk tiap episode.
Cara tersebut berguna agar si animator (pembuat animasi) tahu apa yang harus dilakukan Shaun dalam ceritanya.
Pada tahap ini, mereka juga akan menyiapkan properti (peralatan) yang dibutuhkan selama film berlangsung. Salah satunya, rumput buatan yang buat dari kain.
Kain itu dicat hijau, dibentuk seperti rumput yang menjuntai dan ditambahkan beberapa efek lain. Lalu, kain itu dibentangkan di atas alas besi.
Mereka menggunakan alas besi supaya animator dapat menggunakan magnet. Dengan begitu, si tokoh dapat melekat erat ditempatnya beserta pohon, rumah, kandang dan set lainnya.
Aih, rumitnya membuat perlengkapan film untuk Shaun The Sheep!
Meski kelihatannya kecil, domba-domba itu sangat sulit untuk dibuat. Butuh ketekunan dan ketelitian agar bisa menjadi sekawanan domba dalam bentuk yang kecil.

shaun the sheepshaun the sheep

Pembuat model menciptakan domba pertama-tama dengan membuat cetakan tubuh domba kemudian membungkus tubuhnya dengan bulu domba putih.
Tak lupa, domba itu diberi sentuhan kotor sedikit dan ditambahkan kaki dari silicon . Terakhir, kepala yang dapat dicopot dipasangkan.
Si pembuat properti juga harus membuat segalanya mulai dari handuk seukuran si domba, mainan mandi Timmy hingga meja. Bahkan, semua itu dibikin dengan tangan, lho.
Tak jarang, pembuat properti sering terluka di bagian tangan karena harus memotong bagian-bagian tertentu dengan cutter.
shaun the sheepSelain cutter, mereka juga akan berurusan dengan lem yang panas. Wah, wah, ternyata tidak gampang, kan!
Jika peralatan sudah siap, selanjutnya adalah tugas animator untuk membuat domba agar terlihat bergerak.
Misalnya, untuk beberapa bagian, animator akan membuat domba tampak mengedip, mengunyah, tersenyum atau apapun dengan beberapa pilihan mulut.
Tiap karakter bergerak 25 kali per detik. Itu berarti animator harus mengatur ulang adegan 1.500 kali untuk setiap menit dari hasil yang kamu tonton di TV.
Bila tidak digunakan, domba-domba yang rusak disimpan di kotak dan disusun di rak studio. Tayangan Shaun The Sheep pun siap disiarkan!

Sumber : dari beberapa sumber

2 comments:

Wah 1500 kali permenit ???
Masya Allah, rumit juga yaa >,<"

Post a Comment

Jangan Malu-Malu ya.... untuk bercomment and Request apa aja, insya Allah juga pasti diberi kok......

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More